Sebuah Puisi Karya Tarisya Dhita Nugraeni
Suara langkah menyusuri semak basah oleh embun
Mentari dengan berani menghidupkan langit
Menuntunku ke tempat orang tersayang
Menuju dia yang tak lagi kembali
Semakin jauh aku melangkah
Semakin tercium aroma tanah peristirahatan
Seolah menyambut rindu yang tertahan
Rindu terbungkam kutuntun di tiap jejak
Aku sampai di hadapannya
Langkahku terhenti, hatiku menunduk
Sunyi menjadi saksi, hati tetap bersuara
Mengirim salam pada yang telah pergi
Tanganku menyentuh nisan dingin
Hangat oleh kenangan
Kalimat yang tak sempat terucap
Kini menyapa yang tak lagi terlihat
Meski dunia tetap diam,
Aku tahu cinta ini diterima
Suara ini terbungkam
Tapi rindu ini tetap menemukan jalannya

0 Komentar