Seperti Lilin? Sebuah Puisi Karya Melvi Nur V Kenapa dengan lilin? Dia menerangi yang gelap Dia memberi kehangatan Teta…
Di Antara Rindu dan Harapan Sebuah Cerpen Karya Tiaji Ratu Mamenanggari Namaku Arunika. Ayah yang memberiku nama itu. B…
Di Balik Kata “Aku Nggak Apa-Apa” Sebuah Cerpen Karya Nia A. N. Setiap pagi, Glenca selalu datang lebih awal ke kampus.…
Boyolali , 11/07/2026 – Forum Mahasiswa Bidikmisi dan KIP-Kuliah (FORMASI) Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Sura…
Di balik Bingkai Senyum Sebuah Puisi Karya Fathia Di balik senyum yang terbingkai rapi, Ada riuh yang tak terdengar ole…
Diam Seribu Luka Sebuah Puisi Karya Uswatun Khasanah Saat kata tak mampu lagi untuk diungkapkan, maka tangisan yang ak…
Ruang Cendekia
MEDIA SOSIAL