Pulih Perlahan, Sembari Bertahan
Sebuah Puisi Karya Ais Sholihah
Menjadi jiwa yang tenang demi kehidupan yang menang
Langkah demi langkah kutempuh perlahan
Berat, sungguh berat...
Aku sedang berperang dengan keadaan
Tak ada kesanggupan, juga kesempatan untuk pulang
Bak laut yang tampak tenang, namun menyimpan
badai yang begitu dalam.
Bertanya, terus bertanya...
Berapa harga yang harus kubayar demi kesehatan mental?
Sejauh mana kaki harus melangkah demi sesuatu yang hampir pasrah?
Dipaksa bertahan pun sungguh ku tak mampu
Dipaksa bertahan demi sebuah keharusan
Beratus-ratus kata demi kata
Beribu-ribu bait demi bait, dan
Berjuta-juta syair demi syair
Tak akan pernah bisa menggantikan luka yang kutorehkan di balik puisiku ini
Pulih...
Pulih...
Memang, aku harus pulih...
Meski nyatanya,
Hatiku masih gaduh oleh luka
yang tak pernah kupilih.

0 Komentar