Langkah Pulang
Sebuah Puisi Karya Alin
Aku lahir dari rumah yang sederhana,
tumbuh bersama doa dan air mata.
Tak banyak harta yang bisa kubanggakan,
hanya tekad untuk terus memperjuangkan.
Kulihat yang lain melangkah lebih ringan,
sementara aku tertatih mengejar harapan.
Kadang lelah membuatku ingin berhenti,
kadang perbandingan membuatku merasa tak berarti.
Namun wajah Ayah selalu menguatkan,
senyum Ibu menjadi alasan bertahan.
Meski langkahku kecil dan perlahan,
aku tak ingin pulang membawa penyesalan.
Biarlah jalanku tak seindah mereka,
sebab setiap perjuangan punya ceritanya.
Aku hanya ingin suatu hari nanti,
mengangkat derajat mereka yang selalu menanti.
Jika kelak aku sampai pada tujuan,
akan kubawa pulang segala keberhasilan.
Bukan untuk dunia, bukan untuk pujian,
tetapi untuk mereka, sumber perjuangan.

0 Komentar