6/recent/ticker-posts

Di Balik Dinding Rumah Itu



Di Balik Dinding Rumah Itu
Sebuah Cerpen Karya Salsabilla Taufani Putri

Gadis kecil termenung di tepi tempat tidurnya, melihat langit di balik jendela yang
menyorot ke arahnya, menandakan hari sudah mulai gelap. Ia merupakan anak tunggal di keluarga. Ia terkadang merasa kesepian, tidak ada tempat untuk bercerita. Ia berbicara spontan, “Gini banget ya, jadi anak tunggal. Berasa banget kesepiannya, mau cerita juga sama siapa?”

Tiba-tiba, dari arah dapur suara keras pun terdengar. Ia yang mendengar hal itu pun langsung bergegas mengecek. Ya, benar saja dugaannya, pertengkaran itu lagi dan lagi, sampai bantal dan guling pun menjadi saksi. Ia menangis tidak berhenti jika hal itu terjadi. Orang tuanya memang saling menyalahkan satu sama lain dengan mementingkan ego mereka. Tapi, baginya kejadian seperti ini sudah menjadi hal biasa. Akan tetapi, di balik itu semua, ia memendam sendiri cerita dan masalahnya yang membuatnya terkadang tidak kuat akan hal itu.

Ia dari kecil sudah hidup dengan tidak tenang, sebab ia selalu melihat dan menyaksikan pertengkaran orang tuanya di rumah. Ia tumbuh sebagai perempuan yang kuat, periang, selalu membuat tertawa banyak orang, tetapi di balik itu semua ia juga punya trauma dan harus berpikir bagaimana cara mengatasinya. Meski begitu, ia mencoba belajar memahami emosinya dan berhenti menyalahkan diri sendiri atas keadaan keluarganya. Karena ternyata, anak kecil yang dulu sering ketakutan itu hanya ingin hidup di rumah yang tenang.

Posting Komentar

0 Komentar